Bagi sebagian besar orang yang baru pindah ke Jepang, kekhawatiran terbesar adalah gempa bumi. Getaran yang lebih kuat dari shindo 5 (skala intensitas seismik Jepang dari 0 hingga 7) terjadi di suatu tempat di negeri ini setiap tahun.

Namun, ada kabar baik: bangunan di Jepang dibangun mengikuti salah satu standar tahan gempa paling ketat di dunia. Dalam sebagian besar kasus, dengan mengetahui apa yang harus dilakukan saat getaran dimulai — dan menyiapkan beberapa kebutuhan dasar di rumah — peluang Anda untuk tetap aman akan meningkat tajam.

Panduan ini mencakup tiga tindakan saat gempa berlangsung, apa yang perlu diperiksa setelahnya, cara menghubungi keluarga, dan perlengkapan apa yang perlu dibeli hari ini.

Saat getaran dimulai: hanya tiga tindakan

Lembaga penanggulangan bencana di seluruh dunia merekomendasikan satu urutan dasar. Inilah inti ShakeOut ("Drop, Cover, Hold On"), program latihan gempa global yang juga diadopsi oleh pemerintah daerah Jepang.

Drop — turunkan badan

Jika Anda sedang berdiri, segera turunkan tubuh ke posisi merangkak. Tujuannya adalah menghindari terlempar ke lantai dan terluka.

Cover — lindungi kepala

Merangkaklah ke bawah meja atau bangku yang kokoh dan lindungi kepala. Jika tidak ada meja, lindungi kepala dengan kedua tangan ditambah tas, bantal, atau benda berbantal.

Hold on — tetap diam di tempat

Tetap di posisi itu hingga getaran berhenti. Pegang erat kaki meja sehingga Anda bergerak bersamanya jika meja bergeser.

Jangan lari ke luar. Bangunan Jepang dirancang untuk tahan gempa. Lari ke luar berisiko terkena pecahan kaca, papan reklame yang jatuh, dan dinding beton yang runtuh — jauh lebih berbahaya daripada tetap di dalam ruangan.

Apa yang harus dilakukan tergantung di mana Anda berada

Tindakan paling aman tergantung pada lokasi saat gempa terjadi.

Di rumah

  • Jika Anda sedang memasak, jangan terburu-buru mematikan kompor. Anda bisa terjatuh dan terbakar.
  • Setelah getaran berhenti, tutup keran utama gas dan matikan pemutus arus listrik. Ini mencegah kebakaran saat listrik kembali menyala.
  • Kecuali bangunan Anda terlihat akan runtuh, lebih aman tetap di dalam daripada keluar.

Saat tidur

Lindungi kepala dengan futon atau bantal, masuk ke bawah tempat tidur, atau meringkuk di dinding bagian dalam. Idealnya, jangan letakkan furnitur tinggi atau jendela kaca yang mudah pecah di kamar tidur.

Gedung tinggi dan apartemen

Bangunan tinggi mengalami gerakan tanah periode panjang — goyangan lambat dan besar yang dapat berlangsung lama. Jangan pernah gunakan lift. Gunakan tangga, dan amankan furnitur sebelumnya.

Kereta dan kereta bawah tanah

Kereta berhenti otomatis. Pegang erat strap atau pegangan dengan kedua tangan dan tunggu instruksi dari masinis. Jangan pernah membuka pintu atau melangkah ke rel sendiri — sangat berbahaya.

Peron stasiun dan jalan ramai

Lindungi kepala dan pindah ke area terbuka. Jauhi kaca, papan reklame, dan dinding beton tua.

Saat berkendara

Nyalakan lampu hazard dan menepi perlahan ke sisi kiri jalan. Matikan mesin, tetapi tinggalkan kunci di kontak dan pintu tidak terkunci saat meninggalkan mobil. Ini memungkinkan tim darurat memindahkannya jika diperlukan.

Saat suara itu berbunyi — Peringatan Dini Gempa

Saat smartphone Anda tiba-tiba memutar nada khas "pirong, pirong" diikuti suara "Kinkyū jishin sokuhō desu", itulah Peringatan Dini Gempa (Kinkyū Jishin Sokuhō).

Sistem ini bekerja dengan mendeteksi getaran awal kecil (gelombang P) di seismograf terdekat dengan pusat gempa, lalu memprediksi getaran utama yang lebih besar (gelombang S) yang menyusul beberapa detik kemudian. Anda biasanya hanya punya waktu beberapa detik hingga puluhan detik. Apa yang bisa dilakukan dalam jendela waktu itu terbatas, namun tindakan kecil pun membantu:

  • Menjauh dari api terbuka
  • Berlindung di bawah meja
  • Memperlambat laju jika sedang berkendara

Langkah-langkah kecil ini dapat mengurangi cedera secara dramatis.

Peringatan Dini Gempa adalah prediksi, jadi alarm palsu kadang terjadi. "Berbunyi tetapi tidak ada getaran" bukan kegagalan — itu keberhasilan sistem. Peringatan dirancang untuk berhati-hati karena itulah yang membuatnya cukup cepat untuk berguna.

Setelah getaran berhenti

Setelah gempa besar, jangan terburu-buru bergerak. Gempa susulan akan datang.

  1. Periksa diri sendiri dan orang di sekitar. Ada yang terluka? Apakah ada furnitur yang jatuh?
  2. Periksa api dan listrik. Tutup keran utama gas. Jika tercium bau gas, buka jendela untuk ventilasi.
  3. Cari informasi dari TV, radio, atau smartphone. Jika ada peringatan tsunami, segera menuju tempat tinggi.
  4. Pakai sepatu untuk melindungi diri dari pecahan kaca.
  5. Buka pintu. Bangunan dapat melengkung saat gempa, sehingga pintu macet dan terkunci.

Jika rumah Anda tidak aman, mengungsilah ke tempat evakuasi yang ditunjuk. Cari tempat evakuasi terdekat hari ini — jangan tunggu.

Cara menghubungi keluarga dan teman

Setelah gempa besar, jaringan telepon kewalahan. Untuk membiarkan jaringan tersedia bagi layanan darurat, hindari panggilan yang tidak penting.

Saluran Pesan Darurat Bencana 171

Layanan gratis yang dikelola NTT.

  • Merekam pesan: Tekan 171 → 1 → nomor telepon Anda sendiri
  • Mendengarkan pesan: Tekan 171 → 2 → nomor telepon penelepon

Anda dapat meninggalkan pesan singkat seperti "Saya selamat. Saya berada di tempat evakuasi."

LINE dan SMS

Satu stiker LINE saja sudah cukup untuk memberi tahu keluarga bahwa Anda baik-baik saja. Bahkan saat jaringan tidak stabil, pesan teks akhirnya akan terkirim. Prioritaskan LINE atau papan pesan bencana web171 daripada panggilan telepon.

Mulai siapkan "kit darurat Jepang" hari ini

Bersiap-siap setelah gempa terjadi sudah terlambat. Di Jepang, empat hal dasar dianggap standar.

1. Air dan makanan: stok 3 hingga 7 hari

Kantor Kabinet merekomendasikan stok minimum 3 hari, idealnya seminggu penuh.

  • Air: 3 liter per orang per hari × 3 hari = 9 liter per orang
  • Makanan: nasi instan, mi cup, biskuit, cokelat

2. Toilet portabel

Saat air dimatikan, Anda tidak bisa menyiram. Stok minimal 5 kali pemakaian per orang, idealnya seminggu (sekitar 35 kali pemakaian per orang dewasa). Ini adalah salah satu barang yang paling sering terlupakan — dan salah satu hal yang paling dibutuhkan orang di zona bencana.

3. Tas darurat siap-bawa

Tas yang bisa Anda raih saat lari ke tempat evakuasi. Contoh isinya:

  • Senter (bertenaga baterai) dan baterai cadangan
  • Power bank
  • Uang tunai (sekitar ¥10.000, sebagian besar koin dan uang kertas kecil)
  • Fotokopi paspor dan Kartu Penduduk
  • Fotokopi kartu asuransi kesehatan
  • Obat-obatan rutin dan salinan buku catatan obat (okusuri techō)
  • Peluit (untuk memberi sinyal lokasi jika terperangkap di reruntuhan)
  • Masker, sarung tangan kerja, tisu basah
  • Radio portabel bertenaga baterai
  • Pakaian ganti, handuk

4. Amankan furnitur

Sebagian besar cedera gempa berasal dari furnitur dan benda yang jatuh. Tambatkan furnitur dengan braket-L atau tiang penyangga, dan hindari menempatkan furnitur tinggi di kamar tidur. Pengikat anti-jatuh dasar bisa dibeli bahkan di toko ¥100.

Persiapan tambahan untuk warga asing

Beberapa sumber daya dapat membantu saat bahasa menjadi penghalang.

Safety tips (aplikasi resmi Badan Pariwisata Jepang)

Mengirim notifikasi push multibahasa untuk Peringatan Dini Gempa, peringatan tsunami, dan peringatan cuaca. Gratis untuk diunduh, mendukung lebih dari 15 bahasa.

NHK WORLD-JAPAN

Saat keadaan darurat, NHK menyiarkan TV dan radio dalam banyak bahasa. Anda juga dapat menonton melalui aplikasi smartphone.

Buku panduan bencana multibahasa dari pemerintah daerah

Banyak kantor kelurahan membagikan buku panduan bencana dalam bahasa Inggris, Tionghoa, Vietnam, dan bahasa lain. Anda bisa mengambilnya di kantor kelurahan atau mengunduhnya dari situs resmi.

Cari tempat evakuasi terdekat hari ini

Cari "[alamat Anda] hinanjo" (避難所 berarti "tempat evakuasi") dan simpan hasilnya di Google Maps. Sebagian besar tempat evakuasi adalah sekolah atau pusat komunitas dalam jarak berjalan kaki.

FAQ

T. Apakah saya harus membuka pintu depan saat gempa?

J. Berlari membuka pintu saat tanah masih bergetar berbahaya. Tunggu sampai getaran berhenti, lalu periksa pintunya. Bangunan dapat melengkung saat gempa, sehingga pintu macet dan menjebak Anda di dalam.

T. Di mana suara Peringatan Dini Gempa akan berbunyi?

J. Di TV, radio, dan smartphone (semua operator besar Jepang mendukungnya secara default). Berbunyi bahkan saat ponsel dalam mode senyap atau getar. Pengaturan bervariasi per perangkat — pastikan "peringatan darurat" diaktifkan saat membeli ponsel baru.

T. Apa beda shindo dan magnitudo?

J. Magnitudo mengukur energi gempa itu sendiri, sehingga setiap gempa memiliki satu nilai magnitudo. Shindo mengukur seberapa kuat tanah bergetar di lokasi tertentu, pada skala 10 tingkat Jepang dari 0 hingga 7 (dengan 5 dan 6 masing-masing dibagi menjadi "lemah" dan "kuat"). Apa pun dari shindo 5-lemah ke atas berarti "getaran yang dapat menjatuhkan furnitur".

T. Jika ada peringatan tsunami, seberapa tinggi saya harus naik?

J. Aturan umumnya adalah "lantai tiga ke atas, idealnya lantai empat ke atas" — atau ke gedung evakuasi tsunami yang ditunjuk (perhatikan rambunya). Menjauhlah dari lautan dan sungai, dan menuju ke tempat lebih tinggi. Hindari berkendara jika memungkinkan, karena kemacetan bisa menjebak Anda. Berjalan kaki adalah aturan dasar.

T. Apa yang harus disiapkan keluarga dengan anak kecil atau lansia?

J. Makanan bayi, susu formula, popok, perlengkapan perawatan lansia, dan obat resep mungkin tidak segera tersedia di tempat evakuasi. Simpan stok seminggu di rumah sesuai kebutuhan keluarga.

T. Bisakah penyewa mengamankan furnitur?

J. Tiang penyangga dan alas perekat tidak merusak dinding, dan sebagian besar pemilik menyambut langkah anti-jatuh. Jika ingin memasang braket yang perlu pengeboran, periksa dulu dengan pemilik atau perusahaan pengelola properti.

T. Bagaimana jika gempa terjadi saat saya bepergian?

J. Periksa peta rute evakuasi di kamar hotel saat tiba. Jika gempa terjadi, berlindung di bawah meja; setelah getaran berhenti, hubungi resepsionis. Gunakan tangga, jangan pernah lift.

Kesimpulan

Jepang adalah negara rawan gempa, tapi juga salah satu yang paling siap. Tiga hal yang bisa Anda lakukan hari ini:

  1. Tambatkan satu unit furnitur
  2. Beli enam botol air 500ml dan simpan di rumah
  3. Cari tempat evakuasi terdekat dengan alamat Anda dan simpan di Maps

Jika Anda dapat melakukan tiga hal ini, Anda sudah lebih siap daripada sebagian besar warga asing. Persiapan yang paling menyelamatkan nyawa terjadi sebelum getaran dimulai — bukan saat itu.


Di Nihongo-tomo, kami menyediakan daftar kosakata gratis untuk kata-kata terkait bencana, kantor pemerintah, dan perawatan medis — bahasa yang dapat menyelamatkan nyawa. Pelajari kata-katanya sekarang, saat tidak ada keadaan darurat, agar tidak panik mencarinya nanti.

References / Referensi

Semua detail kelembagaan dan angka dalam artikel ini akurat per Mei 2026.